Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Periode kepengurusan Lembaga Kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) 2016/2017 telah melampaui batas waktu yang telah ditetapkan. Pasalnya, setelah melaksanakan musyawarah fakultas (mufak) pada Maret 2016 lalu, hingga kini belum juga melakukan pergantian pengurus

Hal tersebut dikeluhkan oleh mahasiswa khususnya pengurus LK tingkat jurusan. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Zulfikar Rafsanjani mengatakan, tak ada alasan mufak tidak dilaksanakan karena masa periode telah berakhir. Ia mengaku, pengurus LK lainnya pun telah mendesak pelaksanaan musyawarah, namun pihak Maperwa tak mengindahkan hal tersebut

“Masa jabatannya berakhir Maret lalu, sampai sekarang tidak ada tanda-tanda penyegeraan musyawarah. Seharusnya, Maperwa memberikan kejelasan terkait hal ini,” keluhnya.

Mahasiswa angkatan 2014 ini menambahkan, dampak dari molornya pergantian pengurus ini berefek pada kaderisasi yang tak berjalan. Pengurus himpunan tak terwadahi lagi untuk berlembaga ditingkat selanjutnya.

Senada dengan itu, kepala bidang sosial politik BEM, Ilhan mengeluhkan hal sama, seharusnya musyawarah fakultas sudah berjalan dengan pertimbangan periode kepengurusan yang telah habis, juga memperhatikan pertimbangan regenerasi. Menurutnya semua program kerja telah terlaksana.

“Saya berharap semoga pihak maperwa segera memberikan kejelasan waktu mufak, kasian adik-adik yang selesai kepengurusannya di hima tidak terwadahi di lembaga selanjutnya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Maperwa FIP, Andi Fahri Arfandi mengatakan, terlambatnya pelaksanaan mufak terkendala pada pengumpulan BP dan SC yang belum disetor oleh beberapa LK. Selanjutnya ia akan memperjelas dan menyegerakan musyawarah tersebut.

“Sebagai pengurus kami merasa bahwa kami telah melampaui batas usia di lembaga ini. Kami pun berusaha dan memikirkan kembali agar kiranya pengurus setelah kami mampu lebih solid dan bisa melebihi dari apa yang hari ini kami capai,” dalihnya. (*)


*Reporter: St Aminah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0