Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) Muh. Jufri. - (Foto: Ist.)
Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) Muh. Jufri. – (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Setelah pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017, banyak yang siap-siap kuliah. Berbagai hal menjadi pertimbangan sebelum tiba di kota rantauan, salah satunya tempat tinggal.

Bagi yang memiliki keluarga di kota rantauan, tempat tinggal bukanlah masalah besar. Akan tetapi bagi pendatang, kos-kosan merupakan hal utama yang harus dipertimbangkan.

Tapi apakah semua kos-kosan ideal untuk ditinggali mahasiswa? Berikut penjelasan dari Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Jufri kepada repoter Profesi, Selasa (20/6).

Menurut Psikolog Jufri, setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan lokasi tempat tinggal atau yang kerap disebut kos-kosan.

“Yang pertama dari sisi jarak, bagaimana agar akses kos ke kampus itu tidak kesulitan. Kalaupun jauh yang penting dia punya akses kendaraan, tidak masalah,” katanya.

Ia juga mengatakan, selain masalah jarak, kepengelolaan kos-kosan sendiri juga harus jelas dan mendapat pengawasan dari pemilik rumah.

“Yang kedua saya menyarankan tempat kos yang jelas kepengelolaannya dan lebih bagus lagi kalau si pemilik kos juga tinggal di sekitaran area itu, sehingga dia tidak mencari tempat yang lepas dari pengawasan pemilik rumah. Saya kira sekarang sudah banyak pemilik kos yang mempertimbangkan masalah keamanan dan kenyamanan anak-anak yang akan tinggal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jufri menjelaskan beberapa hal tersebut akan mempermudah calon mahasiswa baru nantinya dalam menemukan lokasi kos-kosan yang bagus.

“Intinya bagaimana dia bisa menemukan tempat yang nyaman untuk bisa belajar, kemudian aman dan keterjangkauan kendaraan atau fasilitas umum yang bisa cepat tiba di kampus juga memadai. Lalu sebaiknya ada juga seniornya¬† yang sejurusan kos di situ, supaya kalau ada kesulitan dia bisa sharing,” tambahnya. (*)


*Reporter: Noval Kurniawan