Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi menuntut adanya pendidikan gratis di di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (2/5) - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi)
Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi menuntut adanya pendidikan gratis di di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (2/5) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Ratusan mahasiswa melakukan aksi dalam memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (2/5). Ada dua tuntutan utama yang disampaikan oleh mahasiswa dalam aksi tersebut.

Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) UNM, M. Yunasri Ridho mengatakan, mereka menuntut biaya pendidikan ditiadakan. Agar semua oraang dapat merasakan yang namanya dunia pendidikan. Selain itu, ruang gerak mahasiswa dalam berkegiatan tak dibatasi.

“Kami inginkan pendidikan gratis mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai tingkat perguruan tinggi, dan adanya demokratisasi kampus,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Adi Nugraha. Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini menuturkan, aksi tersebut merupakan kampanye dengan menuntut pendidikan gratis dan demokratisasi kampus. Ia menilai hingga saat ini pemerintah masih tak acuh memperhatikan rakyatnya utamanya dalam pendidikan.

“Coba lihat sampai sekarang pemerintah masih saja mengumbar janji, ini sebenarnya kampanye kami dalam menutut hal tersebut,” ujarnya. (*)


*Reporter: Andi Asoka Ulfa