Penerima Satyalancana Karya Satya masing-masing dari kiri, Asmnur, Sandre, dan Suriati saat bersiap memperoleh lencana - (Foto: Muh. Agung Eka S - Profesi0
Penerima Satyalancana Karya Satya masing-masing dari kiri, Asmnur, Sandre, dan Suriati saat bersiap memperoleh lencana – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi0

PROFESI-UNM.COM – Dalam upacara bendera yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memberikan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai yang selalu mengabdi dan berkerja untuk kampus.

Satyalancana Karya Satya sendiri merupakan tanda penghargaan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

Adapun nama pegawai yang meraih Satyalancana Karya Satya, diantaranya:

  • Suriati dari Unit Kerja Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) yang telah berbakti selama 30 tahun.
  • Sandre dari Unit Kerja Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) yang telah berbakti selama 10 tahun.
  • Asmunir dari Unit Kerja Biro Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI) yang telah berbakti selama 10 tahun.

Dalam sambutan seragam Kementrian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (kemenrisetdikti) yang dibacakan oleh Rektor UNM, Husain Syam menjelaskan, peringatan Hardiknas tidak hanya sekedar memperingati hari lahir Bapak Pendidikan Nasional, yakni Ki Hajar Dewantara. Akan tetapi. sivitas harus menganggap peringatan ini sebagai waktu untu membenahi pendidikan.

“Peringatan Hardiknas ini juga sebagai momentum refleksi dari upaya, yang telah dan sedang dilakukan dalam pelaksanaan berbagai program peningkatan mutu
pendidikan tinggi di indonesia,” jelasnya. (*)


*Reporter: Muh. Agung Eka S