Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) terpilih, Arifuddin Usman saat mengikuti Rapat Senat Terbuka di Ruang Rapat Senat Lt.14 Menara Pinisi, Jumat (15/07)
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) terpilih, Arifuddin Usman saat mengikuti Rapat Senat Terbuka di Ruang Rapat Senat Lt.14 Menara Pinisi, Jumat (15/07)

PROFESI-UNM.COM РBeredarnya Short Message Service (SMS) pendampingan penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) ditanggapi oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahsiswaan (PR III) UNM, Arifuddin Usman. Ia menyebut pesan tersebut sebagai penipuan.

Ia mengaku, tidak pernah mengirim SMS kepada mahasiswa untuk pendampingan penerima beasiswa PPA. Menurutnya, pesan itu merupakan penipuan dari oknum yang tak dikenal.

“Karena saya ini sebagai PR III tidak pernah mengirim sms seperti itu,” akuinya saat dihubungi via telepon, Sabtu (29/4).

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) ini mengimbau kepada mahasiswa agar tidak mudah percaya dengan adanya pesan yang mengatasnamakan pejabat UNM terkhusus untuk PR III. Ia mengatakan, jika mendapat pesan tersebut agar segera dilaporkan.

“Tidak ada nomor saya seperti itu, jangan percaya,” ujarnya.

Sebelumnya, beberapa mahasiswa UNM menerima SMS ini. Isi pesan tersebut yakni untuk menghadiri pendampingan beasiswa PPA yang ditujukan untuk orang tua mahasiswa. Kegiatan ini akan berlangsung di Hotel Ibis, Jakarta. (*)


*Reporter: Noval Kurniawan