Perwakilan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Edward Andrianto Soetardhio, Anggota DPR-RI Komisi VIII, Samsu Niang, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III), Arifuddin Usman, Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FPsi, Asniar Khumas dan Dosen Psikologi UNM, Eva Meizara saat berfoto bersama dalam Seminar Nasional Psydea 2017 di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Jumat (28/4) – (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) UNM hadirkan tiga pemateri dalam Seminar Nasional Psydea 2017 yang dihelat di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, JumatĀ (28/4). Mereka masing-masing membahas persoalan ekpoloitasi anak di zaman sekarang ini.

Pemateri pertama, Edward Andrianto Soetardhio yang merupakan perwakilan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membahas eksploitasi anak dari berbagai sudut pandang. Menurutnya, saat ini eksploitasi anak dipengaruhi perdagangan anak, kekerasan seksual, serta Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif (Napza).

“Saat ini ada tiga hal yang sangat mempengaruhi eksploitasi anak. Dan di Indonesia masih sangat minim masyarakat yang prihatin akan eksploitasi anak,” tuturnya.

Kemudian untuk pemateri kedua, Anggota DPR-RI Komisi VIII, Samsu Niang membahas anggaran pemerintah tentang eksploitasi anak. Ia menilai banyak masyarakat yang tidak lagi mempertahakan budaya Indonesia sehingga menimbulkan kekerasan pada seksual.

“Kekerasan seksual tingkahlaku dan cara berpakaian korban itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, pemateri ketiga yakni Dosen Psikologi UNM, Eva Meizara. Ia membahas materi eksploitasi anak dari perspektif Psikologi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III), Arifuddin Usman dan Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FPsi, Asniar Khumas. (*)


*Reporter :Siti Nurhaliza