Rully Iswanto bersama 12 teman lainnya saat berkunjung di salah satu perusahaan digital - (Foto: Ist)
Rully Iswanto bersama 12 teman lainnya saat berkunjung di salah satu perusahaan digital – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri┬áMakassar (UNM), Rully Iswanto mewakili Makassar untuk berkunjung ke perusahaan digital di Singapura pada 3 hingga 8 April. Ia dan 12 peserta lainnya mendapat kesematan berkunjung ke kantor Facebook, Twitter, Google, Zalora, Spotify, Carousel, BLK-71, dan SpaceMob.

Mahasiswa angkatan 2012 ini mengaku tidak mudah untuk mendapat kesempatan tersebut. Pasalnya, dirinya harus mengikuti tahap seleksi yang digelar oleh IndonesiaNext Regional Digital Company Meet-Up sebelum lolos masuk 12 besar.

“Ini merupakan bagian dari program mereka dengan nama #IndonesiaNext2016. Ada 2500 orng yang ikut kegiatan ini di 5 kota, ada Medan, Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, dan Makassar,” akuinya.

Lanjut, ia bercerita, dalam kunjungannya ke beberapa perusahaan digital tersebut, ia tertarik dengan kinerja Google. Sebagai perusahaan terkemuka, ia menilai bahwa kantor Google telah didesain sebagus mungkin untuk memanjakan para karyawan sembari melakukan pekerjaan.

“Google merancang sebuah kantor menjadi tempat yang senyaman mungkin untuk bekerja. Kantor disana sangat nyaman karena menurut saya hampir semua tersedia. Tidak kalah penting ruangan meeting dengan berbagai bentuk dan dekorasinya juga unik,” katanya.

Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini berharap Indonesia khususnya dalam lingkup perguruan tinggi agar kiranya mengejar ketertinggalan terkait teknologi. Mengembankan inovasi untuk memajukan teknologi Indonesia.

“Banyak inspirasi yang didapatkan dari kegiatan ini, semoga dapat berbagi cerita dan membangkitkan semangat untuk terus belajar, mengejar ketertinggalan,” tambahnya penuh harap.

Sebelumnya, aa dan 12 peserta telah dibekali sertifikasi Nasional dari LSP dan Sertifikasi International dari Microsoft serta Sertifikat ICT Project Manager dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) sebelum berangkat ke Singapura. (*)


*Reporter: Ayu Ananda Pratiwi