SBMPTN 2017. (Foto: Int)
SBMPTN 2017. (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Dilansir dari website resmi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti), pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara resmi akan dibuka besok tanggal 11 April.

Adapun alur pendaftaran SBMPTN 2017 diatur sebagai berikut :

1.  Calon peserta membaca informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 yang dimuat dalam Panduan SBMPTN yang dapat diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.

2.  Calon  peserta  mengisikan  data  nama  dan  tanggal  lahir  pada  laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id  untuk  mendapatkan  Kode  Akses  Pendaftaran (KAP),  Personal Identification  Number (PIN),  dan  Slip Pembayaran.  Slip Pembayaran  memuat  Kode Pembayaran  yang diperlukan  untuk melakukan pembayaran biaya seleksi.

3.  Calon peserta melakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp.200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah) di salah satu bank mitra (Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BTN)  dengan  membawa Slip  Pembayaran. Pembayaran  biaya  seleksi ini  harus dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam sejak pencetakan Slip Pembayaran.

4.  Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id

a.  Calon peserta mengunggah file pasfoto terbaru (berwarna) yang sesuai dengan ketentuan
b.  Calon peserta mengisikan data induk pada borang yang ditampilkan
c.  Calon  peserta  mengisikan  informasi  SMA/SMK/MA  asal  sekolah  termasuk tahun kelulusan
d.  Calon peserta memilih Panlok tempat dimana akan mengikuti ujian, kemudian memasukkan program studi pilihan secara berurutan mulai dari program studi pilihan pertama dengan ketentuan :

1)  Apabila  peserta  memilih  program  studi  dari  bidang  ilmu  seni  dan keolahragaan,  peserta  juga  harus  mengisikan  informasi  PTN  tempat dimana peserta akan mengikuti ujian ketrampilan tersebut. Untuk hal ini, calon  peserta  harus  terlebih  dahulu  membaca  ketentuan  yang  berlaku  di setiap PTN penyelenggara program studi yang akan dipilih, sehingga calon peserta dianggap sudah mengetahui tentang semua ketentuan yang berlaku di PTN yang dipilih.

2)  Apabila peserta memilih untuk mengikuti ujian CBT, maka peserta akan ditentukan lokasi ujian CBT di PTN Penyelenggara yang termasuk dalam Panlok  yang  dipilih,  sejauh  kuota  peserta  ujian  CBT  di  lokasi  tersebut masih tersedia.

3)  Calon Peserta mencetak Kartu Tanda Peserta sebagai tanda bukti sebagai peserta SBMPTN 2017 (*)

*Nurul Charismawaty S