Penampilan Bengkel Sastra FBS UNM pada malam oubcak Festamasio 8 Makassar yang berlangsung di Taman Benteng Rotterdam, Minggu malam (9/4). (Foto: Agung-Profesi)
Penampilan Bengkel Sastra FBS UNM pada malam oubcak Festamasio 8 Makassar yang berlangsung di Taman Benteng Rotterdam, Minggu malam (9/4). (Foto: Agung-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bengkel Sastra (Bestra) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih tiga dari sembilan nominasi dalam malam puncak penganugerahan Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) 8 Makassar yang berlangsung di taman Benteng Fort Rotterdam, Minggu (9/4).

Bestra FBS berhasil menyabet penghargaan Naskah Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penyaji Terbaik setelah menampilkan teater dengan judul naskah “Diorama” di Auditorium Amanagappa pada 5 April lalu.

Kepala Suku, Agus menyampaikan bahwa tahun ini jumlah penghargaan yang dirai bertambah. Jika difestamasio7 Bestra meraih satu penghargaan, difestamasio tahun ini Bestra berhasil meraih tiga penghargaan.

“Alhamdulillah tahun ini kami mendapat tiga penghargaan yaitu sutradara terbaik, penulis naskah terbaik, dan penyaji terbaik. Berbeda dengan tahun lalu di Bandung, kam hanya berhasil mendapatkan satu penghargaan,” tuturnya.

Mahasiswa Angkatan 2013 ini juga menambahkan agar teman-teman di Bengkel Satra tidak merasa puas dengan apa yang telah di capai. Semua merupakan bagian dari proses yang harus terus dijalani.

“Teman-teman jangan merasa puaslah, apalagi selama proses kemarin banyak kendala dari segi pendanaan kita cari sendiri, tempat latihan karena seing perang, dan masih banyak lagi,” tambahnya.

Pada puncak acara tersebut, Teater Siri, Universitas Muhammadiyah Medan, Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah di Festamasio ke-9 pada 2019 mendatang. (*)

*Reporter: Abdul Wahid Muhsin