(Foto: Int)
(Foto: Int)
(Foto: Int)

Negeri ini sangat miris
Anak pribumi menangis
Melihat pemerintah yang pesimis
Bahkan
Kaum proletar juga makin meringis

Negara tidak lagi di jalan
NKRI di anggap slogan
UU tak lagi di perhitungkan
Pasal-pasal hanya sebuah tulisan

Merah putih hanya sekedar lambang
Arti tak lagi di pandang
Garuda tak lagi didada melainkan di tanah bagaikan cacing

Negara ini untuk siapa?
Apa hanya untuk kaum oligarki, iya!
Sedangkan, kaum proletar di hina
Dimana Arti sila ke tiga?
Yang katanya “Persatuan Indonesia”

Dimana arti sila kedua?
Katanya “Kemanusiaan yang adil dan beradab”
Kenapa hanya ada orang-orang biadab

Ahhh sudahlah….
Lagian aku bukan aktivis
Hanya seorang Akademis
Tak perlu mengkritisi negara yang kronis
Dan
Aku tak lagi ingin mengkritisi
Cukup memperbaiki semua puisi
Agar makna tetap berisi (*)


*Penulis adalah Mulyandis, Mahasiswa angkatan 2015 Jurusan Pendidikan IPSĀ Fakultas Ilmu Sosial UNM