Workshop dan Simulasi Tes IELTS yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa UNM yang berlangsung di geudng Pusat Bahasa UNM, Sabtu (18/3). (Foto: Nurhaliza-Profesi)
Workshop dan Simulasi Tes IELTS yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa UNM yang berlangsung di geudng Pusat Bahasa UNM, Sabtu (18/3). (Foto: Nurhaliza-Profesi)
Workshop dan Simulasi Tes IELTS yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa UNM yang berlangsung di geudng Pusat Bahasa UNM, Sabtu (18/3). (Foto: Nurhaliza-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pusat bahasa Universitas Negeri Makassar (UNM) adakan Workshop dan Simulasi tes International English Languange Test System (IELTS) bagi mahasiswa se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini di laksanakan di Gedung Pusat Bahasa Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (18/03). Dalam Workshop tersebut, Pusat Bahasa UNM menghadirkan pembicara alumni UNM yang melanjutkan pendidikan di Victoria University dan University Birmigham.

Salah satu pembicara, Muhammad Sofyan memberikan tips menjawab soal-soal tes IELTS, menurutnya menjawab soal IELTS tidak harus membaca keseluruhan teks, namun hanya perlu memahami pertanyaan yang diajukan.

“Kalau mengerjakan soal IELTS, kita tidak diwajibkan untuk membaca keseluruhan teks,” jelasnya saat menjadi pembicara pada Workshop dan Simulasi Tes IELTS.

Alumni UNM ini menjelaskan, Tes IELTS yang merupakan salah satu persyaratan mendaftar beasiswa luar negeri ini, hanya memiliki durasi 60 menit untuk tes membaca. “Waktunya sangat terbatas, sehingga membaca teks secara keseluruhan tidaklah efektif,” jelasnya.

Adapun jenis simulasi tes yang dilaksanakan dalam Workshop dan Simulasi IELTS ini, hampir 100% memiliki kesamaan dengan tes asli dimana peserta berkesempatan melakukan simulasi tes langsung dengan penutur bahasa Inggris asli (native speaker).(*)


*Reporter : Siti Nurhaliza