M
Mahasiswa UNM korban begal pelajar SMP, Jumat (24/2) dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara usai terkena senjata di bagian pergelangan tangan. (Foto: Dewi Ulfah-Profesi)
Mahasiswa UNM korban begal pelajar SMP, Jumat (24/2) dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara usai terkena senjata di bagian pergelangan tangan. (Foto: Dewi Ulfah-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Nur Lelyani salah satu mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM)  korban pembegalan oleh pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 09.30 Wita, Jumat (24/2), membeberkan kronologi aksi pembegalan tersebut.

Kejadian bermula saat ia dan korban lainnya sedang menunggu seorang temannya membawakan kunci kamar kos. Kos tersebut berada di Jalan Muhajirin Raya, Kompleks PU Malengkeri Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

“Sebelum kejadian menungguka sama dua orang temanku tunggu kunci kamar kos,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra ini menambahkan,  awalnya tidak ada hal aneh dari pelaku. Karena keempat pelajar tersebut hanya berlalu-lalang layaknya orang lewat saja.

“Sebenarnya tidak curigaka pas lewat itu empat orang karena lewat saja dua motor. Tapi tidak lama kembali lagi terus dia todong temanku pakai parang,” tambahnya.

Lelyani menjelaskan,  dari insiden tersebut sempat terjadi aksi saling rebut dengan pelaku yang mengakibatkan luka pada pergelangan tangan korban.

“Tadi waktu mau diambil hp ku berusahaka halangiki, terus saling tarik-menarik dengan pelaku,” jelasnya.

Usai melakukan aksinya pelaku berhasil melarikan diri. Sontak warga sekitar membantu korban, lalu korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. (*)

*Reporter: Dewi Ulfah