Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Halim saat membawakan sambutan dalam Pentas Tahunan Bestra di Auditorium Amanagappa, Jumat (10/2) - (Foto: Masturi - Profesi)
Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Halim saat membawakan sambutan dalam Pentas Tahunan Bestra di Auditorium Amanagappa, Jumat (10/2) - (Foto: Masturi - Profesi)
Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Halim saat membawakan sambutan dalam Pentas Tahunan Bestra di Auditorium Amanagappa, Jumat (10/2) – (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abdul Halim mengatakan, pentas seni bertajuk pendidikan dapat meningkatkan nilai pendidikan dan menekan terjadinya degradasi moral dengan suguhan pertunjukan positif.

Hal ini disampaikannya saat membawakan sambutan dalam Pentas Tahunan Bestra di Auditorium Amanagappa, Jumat (10/2). Ia mengatakan, saat ini nilai pendidikan sudah dicoreng oleh tayangan negatif yang ditonton oleh peserta didik. Dengan adanya pentas seni seperti ini dapat mendorong perkembangan pendidikan bergerak ke arah yang  lebih baik lagi.

“Cerita bernuansa pendidikan yang ditampilkan dapat membentuk karakter, dan paling penting dapat meningkatkan kemampuan baik dalam ranah kognitif maupun psikomotorik,” tuturnya.

Tak hanya itu, lewat pertunjukan tahunan ini, mahasiswa dapat menuangkan kreatifitas dan menyalurkan potensi yang dimiliki. Tentunya sebuah karya yang dapat menumbuhkan nilai-nilai pendidikan.

“Pertunjukan seperti ini sangat dinantikan. Saya harap melalui kegiatan ini dapat lahir generasi yang dapat berkreasi sendiri dan membuat karya yang dapat membangun mental generasi muda,” harapnya.

Dengan mengusung tema “Maklumat Seni Kepada Pendidikan”, berbagai pertunjukkan dipersembahkan, mulai dari adat sastra, musik, teater, dan tari yang bernuansa pendidikan. (*)


*Reporter: Ratna