Mahasiswa Thailand dan Filipina saat belajar Bahasa Indonesia di Ruang Rapat Lt.8 Menara Pinisi UNM, Rabu (18/1) - (Foto: Nurul Fildzah Zatalini - Profesi)
Mahasiswa Thailand dan Filipina saat belajar Bahasa Indonesia di Ruang Rapat Lt.8 Menara Pinisi UNM, Rabu (18/1) - (Foto: Nurul Fildzah Zatalini - Profesi)
Mahasiswa Thailand dan Filipina saat belajar Bahasa Indonesia di Ruang Rapat Lt.8 Menara Pinisi UNM, Rabu (18/1) – (Foto: Nurul Fildzah Zatalini – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Salah satu peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, Astrid mengatakan belajar bahasa Indonesia sangat susah baginya. Hal itu diungkapkan mahasiswa asal Filipina ini setelah mengikuti pembekalan di Ruang Rapat Lt.8 Menara Pinisi UNM, Rabu (18/1).

“Belajar bahasa Indonesia itu sangat sulit bagi saya, apalagi saya berasal dari Filipina. Dan bahasa kita sangat berbeda,” kata Astrid.

Namun, kesulitannya dalam belajar Bahasa tidak mengurangi semangat belajarnya. Dengan menggunakan bahasa Inggris aksen Filipina, Astrid menjelaskan kepada Profesi, ada beberapa kata dalam bahasa Filipina yang sama dengan bahasa Makassar.

“Tapi ada beberapa kata yang agak mirip seperti kata “Tiga”. Kalau di Filipina kami menyebutnya Tatlo dan disini Tallu,” ungkapnya.

Astrid yang baru pertama kali mengunjungi Indonesia khususnya Makassar juga merasa senang berada di Makassar. Menurutnya, mereka baik dan bisa diajak berkerja sama.

“Orang Makassar sangat ramah. Teman-teman yang ada disini sangat rendah hati dan bisa membantu kami dengan sangat baik,” tutupnya (*)


*Reporter: Nurul Fildzah Zatalini