Mahasiswa jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan pemilihan ketua umum Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) di Lt.1 Jurusan Fisika, Rabu (28/12). (Foto: Salmawati).
Mahasiswa jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan pemilihan ketua umum Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) di Lt.1 Jurusan Fisika, Rabu (28/12). (Foto: Salmawati).
Mahasiswa Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan pemilihan ketua umum Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) di Lt.1 Jurusan Fisika, Rabu (28/12). (Foto: Salmawati).

PROFESI-UNM.COM – Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan protes. Pasalnya mereka tidak terdaftar dalam pemilu raya ketua umum Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI), yang berlangsung di Pelataran Science Square, Rabu (28/12).

Barto, salah seorang mahasiswa bidikmisi, melayangkan pernyataan protes. Ia juga menilai mekanisme pemilihan ketua umum Himafi periode 2016-2017 tidak efektif.

“Apa-apaan ini, kenapa namaku tidak ada padahal mahasiswa aktifja. Jadi kalo tidak ada namanya tidak boleh memilih. Apa ji kerjanya panitia,” kesalnya.

Mahasiswa angkatan 2014 ini menambahkan, bukan hanya dirinya yang tak terdaftar, melainkan semua teman sesama penerima Bidik Misi . Menurutnya, panitia tidak memperhatikan dengan baik nama-nama pemilih.

“Bukan cuma saya, banyak teman ku juga tidak terdaftar. Tidak tahu juga apa na urus itu panitia. Sampai hal seperti ini tidak diperhatikan,” ujarnya.

Sentara itu, Muhammad Rum selaku koordiantor administrasi mengaku, panitia sudah menjalankan tugasnya sesuai mekanisme. Ia pun mengaku dirinya tidak tahu- menahu perihal mahasiswa Bjdik Misi yang tidak terdaftat dalam pemilu raya tersebut.

“Saat menghadap di tata usaha, kami meminta data mahasiswa aktif. Setelah di cek saat proses pemilihan berlangsung kami mengira data terebut sudah lengkap. Karena adaji nama mahasiswa bidikmisi angkatan 2016. Untuk yang tidak ada namanya kami juga tidak tau,” pungkasnya. (*)


*Reporter Salmawati/Editor: Ratna

Share and Enjoy !

0Shares
0 0