Guru besar baru FE UNM, Anwar Ramli saat membawakan orasi pada pengukuhan professor di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Selasa (27/12) - (Foto: St. Aminah - Profesi)
Guru besar baru FE UNM, Anwar Ramli saat membawakan orasi pada pengukuhan professor di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Selasa (27/12) - (Foto: St. Aminah - Profesi)
Guru besar baru FE UNM, Anwar Ramli saat membawakan orasi pada pengukuhan professor di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Selasa (27/12) – (Foto: St. Aminah – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi, Anwar Ramli membawakan orasi ilmiah berjudul “Economic Contemplation: Arus Investasi Asing Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Prosesi ini digelar di Ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Selasa (27/12).

Anwar Ramli memaparkan, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Tapi kekayaan alam tersebut justru dieksploitasi oleh investor asing.

“Bukannya dinikmati oleh rakyatnya sendiri, namun kekayaan Indonesia dikeruk investor asing. Jika mereka sampai mendapat gaji miliaran perbulan, buruh yang merupakan orang pribumi hanya digaji dua juta perbulan,” ujarnya.

Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum (PD II) FE ini menambahkan, kerugian negara akibat arus investasi asing harus dihentikan. Menurutnya, pejabat daerah harus mempertimbangkan bahwa penanaman modal oleh investor asing akan berdampak besar terhadap perekonomian.

“Pejabat di daerah harus sadar, tidak semua investasi asing akan membawa manfaat jangka panjang lebih. Kita harus selektif memilih investor asing yang mau melakukan investasi jangka panjang, ” katanya.

Investasi asing itu penting dan mutlak adanya bagi perkembangan perekonomian suatu negara, terutama negara berkembang. Mengingat pertumbuhan modal negara berkembang masih, rendah sehingga pemasukan modal asing sangat penting bagi pembangunan suatu negara.

“Penanaman Modal merupakan langkah awal untuk melakukan pembangunan, baik penanaman modal yang berasal dalam negeri maupun luar negeri. Keduanya sangat penting, tapi kita harus lebih selektif,” ujar Anwar.

Selain Anwar Ramli, guru besar lainnya yang dikukuhkan yakni Patang, sebagai guru besar Ilmu Agribisnis. (*)


*Reporter: Rita Sahara/Editor: Ratna

Share and Enjoy !

0Shares
0 0