Seminar nasional yang digelar Fakultas Seni dan Desain (FSD) di Ballroom lt 2 Menara Pinisi, Sabtu(19/11). (Foto: Masturi - Profesi)
Seminar nasional yang digelar Fakultas Seni dan Desain (FSD) di Ballroom lt 2 Menara Pinisi, Sabtu(19/11). (Foto: Masturi - Profesi)
Seminar nasional yang digelar Fakultas Seni dan Desain (FSD) di Ballroom lt 2 Menara Pinisi, Sabtu(19/11). (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) ingin sinkronkan seni murni dan pendidikan. Hal tersebut dibahas saat seminar nasional mengenai proses pengembangan SDM pada pendidikan seni. Kegiatan tersebut dihelat di Ballroom lt 2 Menara Pinisi, Sabtu(19/11).

Ketua Panitia, Irfan menjelaskan kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi Pendidikan Seni dan Desain Sebagai Jenis Basis Pengembangan SDM Kreatif” ini dapat menjadi masukan dalam perbaikan kurikulum Seni kedepan.

“Secara khusus ini menjadi masukan buat perbaikan kurikulum untuk menyesuaikan dengan konteks perkembangan alumni. Sehingga seni murni dan kependidikan bisa di singkronkan,” harapnya.

Lanjut, Dosen Jurusan DKV ini menambahkan kegiatan yang dihadiri oleh pembicara dosen seni dari UNM, Universitas Negeri Manado dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini, bertujuan mempersatukan pemikiran seni untuk dituangkan dalam bentuk seminar.

“Untuk menghimpun berbagai pemikiran tentang seni itu sendiri,” tambahnya. (*)


*Reporter: Masturi/Editor: Rosni Armin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0