Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas bahasa dan Sastra saat melangsungkan aksi di depan Gedung Jurusan Bahasa Indonesia. (Foto: Dewi Ulfah-Profesi)
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas bahasa dan Sastra saat melangsungkan aksi di depan Gedung Jurusan Bahasa Indonesia. (Foto: Dewi Ulfah-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) pimpin aksi Aliansi Orange Bersatu, yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi, Kamis (10/11). Hal ini berdasarkan hasil konsolidasi yang dilakukan sehari sebelum aksi berlangsung, dimana FBS ditunjuk sebagai Jenderal Lapangan dalam aksi peringatan hari pahlawan tersebut.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS, Salman Azis menegaskan, dalam aksi tersebut ada beberapa tuntutan yang disepakati berdasarkan hasil konsolidasi.

“Semua isi tuntutan sama, mulai dari awal kesepakatan. Pokoknya semua organ yang tergabung dalam aliansi orange bersatu itu sama semua tutuntannya cuma tergabung dalam beberapa fakultas dan himpunan,” tegasnya.

Tak hanya itu, aksi yang dimulai di depan gedung Jurusan Bahasa Indonesia pada pukul 10 pagi tadi, aksi dilakukan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan teman-teman aliansi orange agar bisa diterima.

“Aksi ini kita lakukan agar tuntutan teman-teman dapat diterima oleh pihak birokrat. Karena ada beberapa tuntutan yaitu melibatkan kawan-kawan MAPERWA dalam rapat senat, meminta kejelasan tentang pembayaran KKN, menuntut transparansi dana LK yang berbeda disetiap Fakultas belum terlaksana,” harapnya

Adapun lembaga yang turut bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS dalam Aliansi Mata Orange ialah Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Seni dan Desain, BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), BEM Fakultas Psikolgi (FPsi), Himpunan Mahasiswa Jurusan Kepelatihan FIK, BEM Fakultas Imlu Sosial (FIS), dan BEM Fakultas Ekonomi. (*)


*Reporter: Dewi Ulfah/*Editor: Nurul Charismawaty S

Share and Enjoy !

0Shares
0 0