Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM memperingati pembekuan lembaga kemahasiswaan (LK) pada tanggal 8 September 2011 lalu di lapangan parkir FBS, Kamis (8/9) - (Foto: St. Aminah - Profesi)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM memperingati pembekuan lembaga kemahasiswaan (LK) pada tanggal 8 September 2011 lalu di lapangan parkir FBS, Kamis (8/9) - (Foto: St. Aminah - Profesi)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM memperingati pembekuan lembaga kemahasiswaan (LK) pada tanggal 8 September 2011 lalu di lapangan parkir FBS, Kamis (8/9) – (Foto: St. Aminah – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra(FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) memperingati tragedi 8 September 2011 di lapangan parkir FBS, Kamis (8/9) . Hal tersebut sebagai bentuk melawan lupa atas pembekuan 24 lembaga kemahasiswaan (LK) oleh birokrat FBS pada 5 tahun silam.

Presiden BEM FBS, Salman mengungkapkan, pembekuan LK pada 5 tahun lalu dinilai menyimpang dari ketentuan yang ada. “Pembekuan kemarin sebenarnya tidak sesuai prosedur,”ungkapnya.

Mahasiswa angkatan 2012 ini menambahkan, peringatan tersebut sekaligus untuk meminta kepastian terkait kelanjutan pembangunan sekretariat LK

“Kami manfaatkan momen ini juga untuk menuntut pengadaan sekretariat lembaga kemahasiswaan,”tambahnya.

Sementara itu, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) FBS, Abdul Halim turut berkomentar. Ia mengatakan pembangunan sekretariat LK tersebut dilakukan secara bertahap.

“Tidak bisa kita langsung membangun, apalagi sekarang kita kekurangan lahan,”jelasnya. (*)


*Reporter : Citra Jati Utami

Share and Enjoy !

0Shares
0 0