Suasana setelah terjadi bentrokan, sejumlah aparat Polsek Tamalate masih lakukan penjagaan (5/9). (Foto: Awal Hidayat-Profesi)
Suasana setelah terjadi bentrokan, sejumlah aparat Polsek Tamalate masih lakukan penjagaan (5/9). (Foto: Awal Hidayat-Profesi)
Suasana setelah terjadi bentrokan, sejumlah aparat Polsek Tamalate masih lakukan penjagaan (5/9). (Foto: Awal Hidayat-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Puluhan mahasiswa berpenutup wajah menyerang Fakultas Seni dan Desain (FSD) sekitar pukul 16.00 WITA, Senin (5/9). Hal itu diungkapkan oleh Kepala Unit Keamanan UNM, Dahlan.

Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan itu menceritakan, sebelum terjadi bentrokan, puluhan mahasiswa berkumpul di depan Jurusan Geografi. Tak lama kemudian, mereka meringsek masuk ke dalam halaman mesjid Ulil Albab Parangtambung.

Tak kurang dari 50 mahasiswa berpenutup wajah kemudian menyerang area FSD dengan lemparan batu. Berselang lima menit, mahasiswa FSD pun berhasil memukul mundur sekelompok penyerang hingga ke arah Fakultas Teknik. Aksi saling lempar batu tersebut berlangsung kurang lebih selama 30 menit.

Suasana baru mulai kondusif setelah aparat Polsek Tamalate dan Keamanan UNM melerai dua kelompok yang bertikai. (*)


*Reporter: Awal Hidayat

Share and Enjoy !

0Shares
0 0