Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, saat memberikan sambutan sekaligus membuka Internasional Conference yang digelar oleh UNM. Kegiatan berlangsung di Ruan Teater Lt 3 Menara Pinisi, Sabtu (20/8). (Foto: Tahrin - Profesi).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, saat memberikan sambutan sekaligus membuka Internasional Conference yang digelar oleh UNM. Kegiatan berlangsung di Ruan Teater Lt 3 Menara Pinisi, Sabtu (20/8). (Foto: Tahrin - Profesi).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, saat memberikan sambutan sekaligus membuka Internasional Conference yang digelar oleh UNM. Kegiatan berlangsung di Ruan Teater Lt 3 Menara Pinisi, Sabtu (20/8). (Foto: Tahrin – Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi mengusulkan kurikulum baru bagi Universitas Negeri Makassar (UNM). Kurikulum yang dimaksud ialah ilmu demonstrasi. Hal tersebut disampaikan pada saat memberikan sambutan di Internasional Conference, Sabtu (20/8)

“Demonstrasi itu penting, jadi kiranya Rektor UNM mempertimbangkan untuk memperadakan kurikulum ini,” pesannya.

Lelaki Kelahiran Jawa Timur ini membeberkan bahwa dirinya pernah menjadi demonstran sebelum menjadi anggota parlemen. “Dengan seluruh perangkat demo, saya teriak-teriak di depan kantor parlemen untuk menyampaikan aspirasi rakyat,” bebernya.

Menpora yang menjabat pada Oktober 2014 lalu ini, mengimbau agar rakyat/mahasiswa tetap melakukan demonstrasi dengan cara yang benar dan tak bosan menyampaikan pendapat. “Menyampaikanlah dengan segala cara, orasilah, keluarkan semua ilmu orasi yang kau ketahui meskipun hatimu mengatakan mereka (pemimpin) tuli,” imbaunya.

Imam Nahrawi juga menyarankan, agar teriakan dan jeritan demonstrator didengar oleh pemimpin dilakukan dengan cara memilih orator yang tepat, tahu cara menyampaikan, dipercaya rakyatnya, dan tidak setengah hati menjadi wakil rakyat.(*)


Reporter: St Aminah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0