PROFESI-UNM.COM – Ketua Jurusan PKK (Pendidikan Kesejahtraan Keluarga) Fakultas Teknik (FT), Universitas Negri  Makassar (UNM), Srikandi turut serta hadir dalam acara ‘Cipta Karya Boga dan Pagelaran Tata Rias 2019’ yang diselenggarakan di gedung dekanat FT-UNM, Selasa (10/11).

Dengan mengusung tema ‘Eksplorasi Cita Rasa dan Motif Nusantara’,ia pun mengapresiasi kegiatan tersebut akan tetapi, ia masih mengkritik dan memberikan saran dari kegiatan tersebut.

Hal itu dikarenakan dalam pegelaran acara yang diadakan mahasiswa PKK FT-UNM masih menggunakan jasa model dari luar.

Srikandi mengatakan bahwa untuk kegiatan selanjutnya agar tidak menyewa lagi model dari luar karena ia merasa mahasiswa PKK FT-UNM mampu menjadi model yang memumpuni.  

“Untuk mahasiswa yang akan datang kan sudah ada pengalaman dimana dia mengelola suatu event jadi harapannya kedepan itu kita tidak perlu lagi berbelit-belit, contonya Tata Rias itu tidak usah mencari lagi model dari luar tapi mahasiswa yang ada di PKK bisa dijakan sebagai model” pungkasnya. 

Tambahnya lagi, untuk menyewa model itu membutuhkan biaya yang mahal sehingga menambahkan lagi pengeluaran yang banyak sehingga ia pun menyarankan agar mahasiswa PKK FT-UNM bisa menjadi model lagi untuk event kedepannya. 

“Karena kalau kedapannya kita masih menyewa model itu membutuhkan biaya mahal jadi saya sarankan sebisa mungkin mencari adek atau kakak kelasnya dijadikan sebagai model kedepannya” tegasnya. (*)

*Reporter: Sulkam Palalle/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan