PROFESI-UNM.COM – Telah terjadi bentrok antar dua kelompok mahasiswa di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung. Kejadian ini pada hari ini Kamis, (21/11) sekitar pukul 14.00 Wita.

Pihak kepolisian yang sedang berjaga pada saat terjadi bentrok mengatakan terjadinya bentrok antara dua kubu disebabkan karna balas dendam dalam insiden bentrok pada bulan lalu. “Kejadian ini terjadi akibart adanya balas dendam dengan kejadian bentrok bulan kemarin,” terangnya.

Pihaknya juga berharap masalah ini segera teratasi dan menemukan titik terang. Selain itu, ia juga menyayangkan sikap beberapa oknum mahasiswa yang membawa senjata tajam.

“Semoga insiden ini cepat terselesaikan agar tidak terjadi lagi bentrok karna dalam insiden bentrok hari ini mereka bukan hanya saling melempar batu tapi juga menggunakan busur, hal ini sangat fatal bila busur tersebut melukai salah satu diantara merekah yang melakukan bentrok,” ujarnya.

Dalam insiden ini satu aparat terluka bagian kaki disebabkan terkena kaca ketika aparat tersebut melompat dari jendela post satpam karena takut terkena lemparan dari mahasiswa yang bentrok.

Sementara itu, salah satu mahasiswa, Fahri mengaku mahasiswa kembali dirugikan karena tidak bisa melakukan aktifitas belajar dengan baik dan bahkan terganggu. “Bahkan bagi mahasiswa juga dirugikan karena tidak bisa melakukan aktifitas belajar dengan baik, utamanya bagi fakultas yang terlibat bentrok,” ujar Fahri.

Ia berharap, kedepannya bentrok tidak akan terjadi lagi, disamping merugikan mahasiswa, bentrok juga mengakibatkan banyak kendaraan roda dua. Tak hanya itu, beberapa kendaraan roda empat juga ikut rusak akibat lemparan batu.

”Harapan saya semoga bentrok ini tidak terjadi lagi, karena dampak dari bentrok hari ini sangat banyak yang dirugikan, banyak motor yang yang dirusak bahkan bukan hanya motor tapi mobil juga ada beberapa yang rusak akibat lemparan batu dalam inside ini,” harapnya.

*Reporter: Sulkam Palalle/Editor: Rara Astuti