Penarikan mahasiswa PLS FIP UNM sebagai tutor buta aksara, Kabupaten Bone (19/11). (foto ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengakhiri masa pengabdian tutor keaksaraan dasar. Pengabdian ini dirampungkan dengan penarikan mahasiswa di dua lokasi, Kecamatan Ajangale dan Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone, Selasa (19/11).

Ketua Jurusan PLS FIP UNM, Kartini Marzuki menyebutkan mahasiswa PLS FIP UNM menjalankan program keaksaraan dasar sebagai tutor selama dua bulan. Adapun sebelum ditugaskan memberantas buta aksara, mereka telah menjalani pelatihan sebagai tutor .

“Ini tantangan tersendiri bagi mahasiswa menjadi tutor selama dua bulan,” sebutnya.

Penarikan tutor ini dilakukan selepas evaluasi program buta aksara dilaksanakan. Evaluasi tersebut diselenggarakan beberapa hari yang lalu (17/11).

Lanjut, ia menerangkan dari evaluasi tersebut nantinya akan nampak capaian dari program pemberantasan buta aksara ini. “Melalui evaluasi dapat diketahui kinerja tutor, efektivitas program dan terutama pencapaian tujuan yaitu apakah warga belajar yg telah dibelajarkan dapat terbebas dari buta aksara,” terangnya.


*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B