PROFESI-UNM.COM – Dua Modul Universitas Negeri Makassar (UNM) terpilih menjadi modul terbaik dalam acara Papapran dan Peluncuran 33 Modul Hybrid Learning PPG. Acara yang diselenggrakan Pustekkom, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) tersebut berlangsung di hotel Kristal Jakarta, Kamis (7/11).

Terdapat tiga modul yang memenuhi kriteria terbaik, dua diantaranya dari UNM, yakni; Modul Manajemen Perkantoran (dari Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran) dan Modul Teknik Komputer dan Informatika (dari Prodi PTIK, Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer). Adapun modul lainnya yaitu modul tata busana dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). ketiga modul tersebut memenuhi kriteria kelengkapan modul cetak dan ketersediaan 6 jenis video pembelajaran (24 Slide PPT, 4 Video Model Pembelajaran, 4 Video Animasi, 4 Video Grafis, dan 6 Video Tutorial).

Pemaparan dan Peluncuran modul hybrid learning tersebut dihadiri oleh Hendra Suryanto (Kasubdit Direktorat Pembelajaran), Poncojari Wahyono (sebagai nara sumber, sekaligus dekan UMM, anggota BNSP), Sri Renani (Direktur PG Dikmen dan Diksus), Kasiman (Kasubdit Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi), Abdul Majid (Kasubdit PTP RTF Pustekkom).

Koordinator Tim Media Manajemen Perkantoran, Haerul

Muhammad Darwis mengatakan dalam pemaparan modul, Manajemen Perkantoran diwakili oleh Koordinator Penyusun Modul yakni Ketua Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNM sendiri, Muhammad Darwis. Ia juga menyampaikanbahwa enam modul Manajemen Perkantoran telah diterima dan siap untuk diluncurkan sebagai bahan ajar untuk kegiatan PPG 2020.

“Modul ini sudah siap untuk digunakan” katanya.

Adapun nama-nama tim penyusun Modul Manajemen Perkantoran tersebut, yakni; Muh.Nasaruddin, Siti Ardiyanti Arhas, Muhammad Darwis, Muhammad Nasrullah, dan Risma Niswaty.

*Reporter: Rara Astuti