Jumardin Akas, pemateri "Mengenal Dunia Jurnalistik" di Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD) LPM Profesi UNM 2016. - (Foto:Dok. Profesi)

*Tulisan Menyambut Peserta DJMTD LPM Profesi UNM 2019

PROFESI-UNM.COM-Lembaga Pers Mahasiswa ( LPM ) Profesi Universitas Negeri Makassar ( UNM ) bakal merekrut pengelola baru melalui Pendidikan dan Pelatihan Junarlistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD) 2019 di Balai Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan, Jl Andi Djemma, Makassar, Sulsel, Kamis-Minggu (30/10-3/11/2019).

Artinya, lembaga yang berdiri sejak 5 Mei 1976 ini akan merekrut calon pengelola pada tahun ke-43 Profesi berdiri.

Profesi adalah salah satu lembaga pers mahasiswa tertua di Sulawesi Selatan. Lembaga pers ini hanya sedikit muda dari PK Identitas Universitas Hasanuddin.

Lalu, bagaimana sejarah lembaga pers ini berdiri pasa 1 dekade rezim orde baru kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Jenderal Besar Soeharto?

Pendiri LPM  Profesi UNM, Prof Dr Abdullah Dolla pertama kali mebuat stensilan Edisi pertama buletin dengan nama Professi ini kemudian terbit di tahun 1976.

Sebelum berganti tagline menjadi “Pengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi”, buletin ini memakai tagline dengan nama “Suara Mahasiswa IKIP Ujung Pandang”.

Edisi pertama tersebut berjudul “Yang Karang dan Yang Menyerang”. Membahas perjuangan mahasiswa kala itu menyuarakan haknya di kampus

Salinannya ini diarsipkan oleh Abdullah Dola. Putranya yakni Etno Setya Nugraha mengatakan, bahwa edisi ini terus dibacanya ketika mengenang masa-masa saat di Profesi dulu. Bahkan, tak jarang diceritakannya kepada keluarga.

“Ini terus dijaga sama Ayah, kalau Ayah ingat Profesi, ini selalu dibuka,” katanya.

Selanjutnya, tokoh yang berpengaruh di Profesi adalah Hazaerin Sitepu. Ia juga adalah mantan Pemred Harian Fajar. Saat ini, Kak Hazaerin adalah CEO Radar Bogor saat ini.

Selanjutnya, era keemasan Profesi di zaman Asia Ramli Prapanca. Ia pertama yang mengubah Profesi dari stensilan menjadi Tabloid akhir tahun 1980-an.

Asia Ramli Prapanca saat ini adalah seniman terkenal di Makassar.

Ia pun menjadi salah satu inisiator, Teater Kita di Makassar.  Pada 27 hingga 29 September 2007, ia serta beberapa seniman lokal Australia akan saling berkolaborasi dalam sebuah pentas produksi teater pada perayaan pertukaran budaya antara masyarakat Makassar di Indonesia serta masyarakat asli di benua Australia.

Produksi teater yang naskahnya ditulis oleh Julie Janson serta disutradarai oleh Sally Sussman serta Asia Ramli Prapanca itu bertajuk THE EYES OF MAREGE.

Asia Ramli Prapanca pun menjadi mentor untuk mantan Anggota DPR RI, Akbar Faizal, mantan kepala Biro Sindo dan Pemred Sindo Makassar, Mukramal Aziz, Komisioner KPU Sulsel sekaligus mantan Pemred Fajar, Uslimin.

Kak Ram, sapaan akrabnya, mampu mendidik mereka untuk menjadi jurnalis.

Profesi juga berkibar di zaman Kak Mukramal Aziz dan Uslimin. Mereka ini adalah “duet maut” di zamannya.

Mereka juga menjadi insiprasi untuk para pengelola Profesi untuk generasi selanjutnya.

Kader mereka yang aktif di media yakni Fachruddin Palapa, Syamsuddin Yoko, Azwan Achmad, Rusli Siri, dan Ma’mun Aliyah.

Mereka ini menjadi jurnalis ‘hebat’ di zamannya hingga menjadi generasi emas untuk Harian Fajar grup. Mereka ini adalah para punggawa di media cetak.

Setelah itu, masuklah zaman media radio dan online. Pada hari Ulang Tahun (HUT) Profesi ke 25, 5 Mei 2001 lalu, Karyadin cs meluncurkan Profesi FM.

Saat itu, memang radio sedang booming di kalangan mahasiswa.

Selanjutnya, tahun 2007, media online mulai populer. Profesi pun tak mau ketinggalan, sehingga meluncurkan profesiunm.com saat kepemimpinan Muhammad Aking dan Tri Yari Kurniawan. Muhammad Aking cs dapat mengkader para jurnalis muda seperti mantan redaktur Harian Sindo, Jumardin Akas dan editor Tribun Timur Online, Ilham Arsyam.  

Kemudian, Profesi pun memang banyak melakukan beberapa inovasi di tabloid di zaman Andi Azhar cs. Ia meningkatkan halaman tabloid dari 8 menjadi 16 halaman, atau dua kali lipat. Azhar juga menghasilkan kader yang berkarier di jurnalistik seperti Jurnalis Tribun Timur, Hasim Arfah; Redaktur Rakyatku.com, Suriawati; mantan wartawan Tempo Rina Atmasari, jurnalis Fajar Syahrul Alim.

Tahun-tahun berikutnya, Profesi mengembangkan media digital dengan meningkatkan plaform hingga saat ini, Anda sudah bisa menikmati portal berita profesi-unm.com  dan profesi TV di channel Youtube.

Jadi, selamat bergabung di LPM Profesi untuk para peserta dari berbagai fakultas. Semoga ANDA TERTANTANG MENJADI JURNALIS HANDAL.

*Fikri Rahmat utama

Saksikan Jejak Sejarah LPM Profesi UNM!