PROFESI-UNM.COM –Mahasiswa Program studi Pendidikan  Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan pementasan “Tari Cule Cule Toriolo” di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) “, Gau Mabaji, Kabupaten Gowa.

Tarian ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Selfiana Saenal, selaku dosen prodi Sendratasik dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bekerja sama dengan BRSLU sebagai Mitra untuk kegiatan tersebut.

“Tari Cule Cule Toriolo” merupakan tarian yang memiliki makna tersendiri yaitu tarian yang gerakannya terdiri dari permainan anak-anak kecil tempo dulu. Berbagai terapi dapat dilaksanakan dalam pelayanan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia, salah satunya ialah terapi seni.

Selfie sapaannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan hiburan kepada lansia yang merasa bosan. “Tujuannya untuk memberikan terapi kepada lansia menghibur mereka yang terkadang merasa jenuh dan kesepian di Balai Rehabilitas dan untuk melatih gerak tubuh lansia melalui stimulasi dari mahasiswa dan yang paling utama adalah membuat lansia merasa terhibur dan bahagia” pungkasnya. 

Ia pun juga berharap dari kegiatan ini yaitu agar lansia tetap aktif bergerak dan terapi ini bisa digabungkan dengan kegiatan kesenian. “Harapannya untuk  lansia agar tetap aktif bergerak tanpa merasa terpaksa demi kesehatannya dan bagi Balai Rehabilitas Lansia saya berharap agar terapi untuk lansia dikombinasikan dengan kegiatan kesenian” harapnya.  

Tambahnya lagi, Prodi Pendidikan Sendratasik akan melakukan kegiatan menari dengan tunarungu dalam memperingati hari bahasa isyarat internasional. 

“Tanggal 29 nanti kami juga akan menari bersama dengan tunarungu dalam rangka peringatan hari bahasa isyarat internasional di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan” bebernya. 

*Reporter: Dewan Ghiyats Yan Galistan