Kondisi aula yang dialihfungsikan menjadi tiga ruang kelas. (Foto:Ist)

PROFESI-UNM.COM– Mahasiswa Kampus V Universitas Negeri Makassar (UNM) Parepare keluhkan kekurangan ruangan kelas perkuliahan. Masing-masing program studi (prodi) hanya mendapatkan jatah masing-masing satu ruangan. Keseluruhan ruangan berjumlah 20, termasuk laboratorium dan aula yang dialihfungsikan menjadi ruang kelas. Ruang ini diberi sekat yang membaginya menjadi tiga ruangan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Parepare, Farwansyah mengungkapkan terdapat sembilan prodi di Kampus V. Untuk jurusannya dan tujuh jurusan lain dibuka sejak 2017, selain jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang sudah lebih dulu berada di sektor kampus Parepare.

Akibat kekurangan ruang kelas, proses belajar juga terkadang tertunda apabila tiba-tiba jadwal ketiga angkatan bersamaan. “Satu kelasji yang tersedia untuk tiga angkatan. Pernah ada kejadian harus menunggu yang punya kelas selesai baru mulai kuliah,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal itu, Ketua HMPS Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), M. Akbar Suandi mengatakan bahwa sejak kuliah di UNM pada 2017 silam, ia tak pernah merasaka belajar di laboratorium untuk matakuliah praktek. Sama halnya dengan dengan delapan prodi lain, prodinya juga hanya mendapat jatah satu ruangan untuk tiga angkatan.

“Kami tidak pernah merasakan laboratorium semenjak kami di Parepare. Kalau ada mata kuliah praktek kami pake laptop pribadi, dan tidak semua mahasiswa PTIK memiliki laptop,” katanya.

Ia melanjutkan, jadwal kuliahnya tidak menentu karena sering diubah ketika dosen dari Makassar berhalangan untuk hadir, terkadang hari Sabtu dan Minggu diambil sebagai pengganti. Pertemuan yang harusnya sebanyak 16 kali pada satu semester harus disingkat menjadi dua kali pertemuan saja.

“Pada saat dosen dari Makassar ke Parepare itu dua hari, hari pertama dihitung empat kali pertemuan, di hari kedua juga dihitung empat kali pertemuan, jadi satu matakuliah yang diampuh oleh dosen dari Makassar selama satu semester hanya dua kali peretemuan dengan rumus 4×4+1 untuk final,” lanjutnya.

Koordinator Kampus V UNM Parepare, Khalik mengatakan tidak ada kekurangan kelas di Parepare. Kelas yang awalnya hanya 8 sekarang sudah ditambah menjadi 15 ruang kelas. “Tidak ada kekurangan ruangan, banyakji ruangan,” katanya saat dihubungi via telepon.

Selain Prodi PGSD, delapan prodi lain hadir pada tahun 2017 di Kampus V UNM Parepare, diantaranya Pendidikan Ekonomi dari Fakulta Ekonomi (FE), Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) dari Fakultas Teknik (FT), Prodi Administrasi Negara dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Prodi Pendidikan PenjasKesrek dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Prodi Pendidikan Sendratasik dari Fakultas Seni dan Desain (FBS), Prodi Psikologi dari Fakultas Psikologi (FPSi), dan Prodi Pendidikan Matematika dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). (*)

Reporter: Ratu Fathonah Amalia