Pembukaan Diklat Tutor Keaksaraan. (Foto Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengikuti Diklat Tutor Keaksaraan Dasar, Sabtu-Minggu (14-15/9). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Terpadu FIP UNM, Makassar.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan persiapan bagi mahasiswa PLS FIP UNM yang nantinya akan melakukan program keaksaraan di Kabupaten Bone. Dalam diklat ini mahasiswa diberi pelatihan menjadi tutor keaksaraan.

Nur Israyani, salah satu mahasiswi yang menjadi peserta diklat mengaku jika ini kali pertamanya ia mengikuti ajang persiapan tutor tersebut. Isra sapaan akrabnya, menuturkan, apa yang telah didapatkannya selama mengikuti kegiatan akan menjadi bekalnya menjalani program keaksaraan atau pemberantasan buta aksara di Bone.

“Ini kali pertama bagi saya. Materi, teknik dan praktik yang didapatkan di sini nanti pasti jadi bekal di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan PLS FIP UNM, Kartini Marzuki yang juga bertindak sebagai salah satu pemateri dalam diklat tersebut mengatakan, sesampainya mahasiswa di lokasi mereka tidak seketika langsung membelajarkan masyarakat. Ada tahapan yang perlu dilalui mahasiswa atau tutor ini, yakni melakukan identifikasi terlebih dahulu untuk mengukur sejauh mana kemampuan masyarakat.

“Identifikasi itu sangat penting karena itu nantinya akan menjadi acuan kita dalam mengajar masyarakat buta aksara,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini peserta diberi stimulus berupa materi keaksaraan dasar untuk membelajarkan masyarakat buta aksara nantinya. Adapun pemberangkatan mereka ke Bone dijadwalkan Rabu pekan depan, 19 September. Mereka yang ikut andil dalam program keaksaraan tersebut merupakan mahasiswa aktif angkatan 2017 dan 2018.


*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B