Aksi aliansi LK FIK UNM menduduki pelataran gedung fakultas Kampus Banta-bantaeng, Kamis (12/9). (Foto: Muhammad Ilham Akbar. B)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi menuntut kebijakan kampus. Aksi mahasiswa FIK UNM tersebut berlangsung di depan Gedung Fakultas Kampus Banta-bantaeng FIK UNM, Makassar, Kamis (12/9).

Jenderal lapangan (Jendlap) aksi, Muslimin Mus menyebutkan aksi itu merupakan hasil konsolidasi dan diikuti beberapa LK FIK diantaranya Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Pendidikan Jasmani (Dikjas), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kepelatihan Olahraga dan HMJ Ilmu Keolahragaan (Ikor).

“Ikor, Keplet dan PGSD Dikjas,” sebutnya.

Mahasiswa angkatan 2016 ini juga mengatakan, saat ini pimpinan Kampus Olahraga tidak memperhatikan posisinya sebagai pemangku kebijakan. Hal itu, lantaran massa aksi yang berkumpul di depan gedung fakultas tidak berhasil berdialog dengan Dekan FIK, Hasmyati dan menurut Muslimin, pimpinan terkesan acuh dengan sikap seperti itu.

“Sebenarnya tidak pantas seorang pimpinan mengeluarkan gelagak seperti itu, cuekin mahasiswanya,” ujarnya

Adapun ia melanjutkan, tuntutan aksi LK FIK UNM akan tetap berlanjut bahkan hingga sampai pimpinan universitas. “Kami kembalikan ke teman-teman, intinya bakalan dikawal sampai universitas. Sebelum ada realisasi, capaian dialog, aksi bakal terus berjalan dan kami menunggu etikad baik birokrasi,” pungkasnya.

Berikut beberapa tuntutan aksi aliansi LK FIK UNM

  1. Stop intervensi LK FIK UNM
  2. Stop kekerasan akademik
  3. Transparansi dana sekretariat LK
  4. Wujudkan sarana dan prasarana yang layak
  5. Stop pungli

*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B