Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pangkep melakukan Talkshow tentang narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Sabtu, (4/5). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler angkatan XL dan Terpadu angkatan XVIII Universitas Negeri Makassar (UNM) yang mengabdi di Kelurahan Samalewa Kecamatan Bungoro, Pangkep, melakukan Talkshow tentang narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Sabtu (4/5).

Talkshow yang bertema ‘Peran Generasi Millenial dalam Memerangi Penyalahgunaan NAPZA’ ini merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional yang diperingati setiap 2 Mei.

Talkshow ini dibuka langsung oleh Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Bungoro, Bakri. Dalam sambutannya, Bakri turut berbangga dengan adanya Talkshow NAPZA. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dan jarang di laksanakan di Kecamatan Bungoro. “Ini merupakan kegiatan yang luar biasa. Semoga peserta memperoleh pengetahuan dari narasumber yang telah dihadirkan oleh Mahasiswa KKN Kelurahan Samalewa,” tuturnya.

Kegiatan ini juga turut menghadirkan L-KPNM dan Kasat Narkoba Polres Pangkep, sebagai bentuk kepedulian dalam pencegahan Narkoba melalui peran Kaum Millenial, melalui pemberian materi kepada para peserta Talkshow yang juga dirangkaikan dengan pembagian Stiker anti narkoba.

Koordinator Team Work Muh. Anzar Amrullah H mengatakan bahwa Talkshow ini juga sebagai wadah edukasi untuk para pelajar yang ada di Kecamatan Bungoro. Mereka akan di berikan pemahaman terkait bahaya narkoba sekaligus pentingnya generasi pelanjut dalam hal ini pemuda untuk menjauhi dan memerangi penyalahgunaan NAPZA yang meresahkan masyarakat.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro ini berharap kegiatannya bisa menjadi pemicu kepada para pemuda untuk betul-betul bisa menjadi para panglima dalam memerangi penyalahgunaan NAPZA ini. Menurutnya, peran pemuda begitu sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan ini bukan hanya sebatas pelajar namun juga sebagai pembawa perubahan.

“Semoga pesertanya nanti bisa membawa perubahan kepada kebaikan dan merangi keburukan dalam hal ini NAPZA,” harapnya. (*)

*Reporter: Wahyudin