Presiden BEM FIS, Vivin Nugrika, saat berorasi di depan Menara Pinisi menolak status BLU, Senin, (15/4). (Foto: Ilham - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi kampanye menolak status pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) yang diterapkan di UNM. Aksi ini berlangsung di depan Menara Pinisi UNM diikuti oleh seluruh Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-FIS UNM. Senin (15/4).

Presiden BEM FIS, Vivin Nugrika mengatakan, aksi ini merupakan bentuk penolakan status BLU yang resmi diterapkan di kampus oemar bakri ini oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada 5 April lalu. Menurutnya, UNM masih perlu membenah diri.

“Kita menolak status BLU yang hadir di UNM hari ini. Masih ada yang perlu dibenahi,” katanya.

Karena BLU merupakan suatu bentuk pengelolaan keuangan yang dimana dalam aktivitas instansi atau lembaga menjalankan praktik bisnis, degan praktis bisinis inilah yang dijanjikan oleh status BLU,” Ujarnya saat melalukan orasi kampanye.

Ia juga menambahkan, pendidikan yang ada di UNM pada hari ini cukup meprihatinkan dimasyarakat dengan memberikan beban yang sangat berat kepada mahasiswa.

“Layanan pendidikan pada hari ini itu diperjual belikan kemasyarakat luas dengan membebankan kenaikan biaya pendidikan kepada mahasiswa untuk menutupi atau mengejar target PLBP itu sendiri,” Tambahnya.

Menurutnya ada beberapa poin yang akan menjadi tanggungan kampus kedepannya selama berstatus BLU.

“Ada beberapa sumber pendapatan dari kampus itu sendiri jika menerapkan BLU, diantaranya: berasal dari bentuk kerja sama, berasal dari unit bisnis yang dijalankan oleh kampus kita yang bertumpu atau bertitik berat pada UKT yang dibayar oleh mahasiswa,” Bebernya. (*)

*Reporter : Muh. Nur Taufik