Ema Suhra, wisudawan termuda UNM dalam wisuda periode kedua t.a 2017/2018. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Hampir setiap mahasiswa berharap untuk mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan usai menuntaskan studinya. Namun terkadang harapan tersebut terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa hal yang menjadi kendala yang membuatmu tidak kunjung diterima kerja, seperti minimnya pengalaman, kurangnya relasi bahkan tidak adanya motivasi kepada diri sendiri.

Ini tips yang dapat kamu implementasikan mulai saat ini agar tidak menjadi pengangguran setelah lulus kuliah.

1.Selalu bertanya tentang apa yang bisa dilakukan dengan topik perkuliahan yang dipelajari pada hari itu

Kebiasaan mempertanyakan manfaat apa yang bisa diperbuat dengan ilmu yang dipelajari setiap perkuliahan akan membuatmu berpikir panjang mengenai apa yang dipelajari setiap hari di kampus. Cara ini akan membangkitkan semangatmu untuk lebih tekun dan tertarik untuk mempelajari secara mendalam setiap topik bahasan perkuliahan. Kamu akan memiliki pemahaman yang luas dan menyeluruh serta bisa menjadikannya untuk menemukan terobosan-terobosan baru dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi umat manusia di dunia ini berdasarkan disiplin ilmu yang kamu pelajari.

Dengan selalu menerapkan kebiasaan ini, maka kamu akan memiliki persediaan ide dan rencana yang kelak akan dilakukan setelah lulus dari perkuliahan.

2. Membangun dan memperkuat jaringan sejak masih berstatus mahasiswa

Hal ini berkaitan dengan proses membangun koneksi seperti memperbanyak teman yang nantinya akan berguna saat lulus dan mulai melebarkan sayap di dunia profesional. Pengalaman nggak hanya didapatkan lewat bangku perkuliahan saja, melainkan dari pengalaman orang lain yang kita serap juga. Memang kita dituntut untuk berteman dengan siapapun, namun alangkah lebih baik jika kamu menjalin hubungan baik dengan mereka yang memiliki banyak pengalaman  yang bisa kamu pelajari juga. Semakin banyak koneksi, kita akan mendapat banyak bantuan pula ketika sedang dalam kesulitan.

3. Terbiasa berorganisasi untuk menumbuhkan semangat berkegiatan termasuk setelah lulus kuliah

Bergabung dan aktif di kegiatan organisasi mahasiswa akan memberikan semacam jalan pintas untuk menuju kesuksesan. Hal ini akan mengasah keterampilan ekstra personal, keterampilan manajerial, kemampuan negosiasi, kemampuan berkomunikasi, termasuk juga menambah teman atau koneksi. Jika kamu terbiasa berorganisasi sejak masih menjadi mahasiswa, maka setelah lulus kamu pun akan berkecenderungan untuk mencari kegiataan positif untuk mengembangkan diri dan mengarah pada karier profesional. Karena semangat inilah, kamu nggak akan membiarkan dirimu menganggur usai lulus kuliah.

4. Memiliki karya sejak masih mahasiswa dan membuat portofolio sebagai perwujudan kemampuanmu

Portofolio bisa berupa apa saja yang nantinya bisa bermanfaat sebagai bukti penguat nyata kemampuan seseorang dalam hal-hal tertentu. Selain IPK dan gelar i, portofolio juga bisa didapatkan dari prestasi di bidang kompetisi-kompetisi akademik atau kemampuanmu melukis, bermusik atau keterampilan non akademik lainnya. Semua jenis portofolio ini akan menjadi pertimbangan perusahaan tujuan dalam merekrut calon karyawan yang akan bergabung pada tim profesional. Terlebih jika kemampuanmu berkaitan dengan posisi yang kamu lamar pada perusahaan tersebut.

5. Mengembangkan hobi dengan lebih serius. Karena rezeki juga bisa datang dari hobi

Setiap orang tentu memiliki kesukaan tertentu atau hobi yang kerap dilakukan untuk mengisi waktu luang atau menyegarkan pikiran. Mulai sekarang, jangan anggap remeh hobimu itu, tekuni dan kembangkan lebih jauh agar bisa diarahkan menjadi sumber penghasilan. Banyak orang sukses yang memanfaatkan hobi sebagai ladang pekerjaannya. Misalnya saja, jika kamu menyeriusi hobi menulismu, bisa jadi kelak kamu akan menjadi seorang penulis sebagai karier yang dijalani. Atau, berawal dari hobi jalan-jalan, kamu bisa kembangkan menjadi bisnis agen travel yang menghasilkan. Yang pasti, kamu bisa mendapatkan rupiah dengan melakukan hal yang kamu sukai.

6. Jangan terpaku pada jurusan yang diambil saat menempuh pendidikan, luwes saja dulu

Biasanya, kebanyakan mahasiswa terpaku dengan jurusan yang diambil pada saat kuliah saat mencari pekerjaan. Padahal, hal ini akan menjadi kendala baginya untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikan. Punya keinginan untuk bekerja sesuai jurusan memang bagus, namun terkadang kita memang harus menunggu dengan mencari pengalaman bekerja di tempat lain. Lakukan dulu pekerjaan yang bisa dikerjakan, jika kamu sudah memiliki pengalaman, maka suatu hari kelak kamu bisa mencari pekerjaan yang memang sesuai dengan harapan. Jangan terlalu kaku dalam menjalani apa yang seharusnya dijalankan. Toh, kemampuanmu jadi bertambah, ‘kan?.


*Reporter: Ulil Afiah Az-zakiyah

Sumber: Hipwee