Aksi LK se-FBS tolak tindak kekerasan akademik yang marak terjadi di kampus UNM. Aksi ini berlangsung di Gerbang Utama Kampus UNM sektor Parangtambung. (Foto: Asra Qalbi)

PROFESI-UNM.COM –Lembaga Kemahasiswaan (LK) se- Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar aksi unjuk rasa yang bertajuk ‘Stop Kekerasan Akademik’. Mereka menuntut pimpinan kampus menindak tegas oknum yang melakukan kekerasan akademik.

Aksi ini digelar di dua tempat, pertama di lapangan basket FBS UNM dan dilanjut ke gerbang utama Kampus UNM sektor Parangtambung, Selasa (4/12).

“Kita harus menindak tegas oknum yang melakukan kekerasan akademik. Kita tidak ingin kasus ini merambat ke kampus fakultas lain,” kata Fadil Abdillah selaku Jendral lapangan saat menyampaikan orasi.

Fadil Abdillah mengatakan berbagai intervensi yang dilakukan birokrasi terhadap mahasiswa yang menyuarakan haknya merupakan bukti pincangnya demokrasi kampus di UNM. “Kita sebagai mahasiswa FBS seharusnya menyuarakan apa yang menjadi hak kita sebagai mahasiswa UNM,” tuturnya.

Unjuk rasa yang di ikuti oleh puluhan mahasiswa ini dilakukan dengan pembentangan spanduk yang bertulisakan “LK FBS Menolak!”, penyampaian orasi, pembagian selebaran terkait isu yang dikampanyekan dan pembakaran ban.

Ada dua point penting yang dituntut mahasiswa dalam aksi ini, yaitu:

1. Cabut SK skorsing 6 Mahasiswa FE UNM
2. Berikan sanksi kepada oknum dosen yang memukul mahasiswa FIK UNM.


*Reporter: Asra Qalbi / Editor: Wahyu Riansyah