PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan tahun 2017 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) telah menggelar Seminar Hasil Praktik Lapangan terkait Sejarah Indonesia Masa Islam. Seminar ini diadakan di Gedung Bahasa Arab, Kamis, (15/11).

Ketua Panitia Praktik Lapangan, Muhammad Asri mengatakan seminar ini merupakan wadah untuk memaparkan hasil dari penelitian yang Sebelumnya mereka laksanakan Kota Palopo-Luwu Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa dosen sejarah dan mahasiswa pendidikan sejarah umumnya.

“Tujuan dilaksanakannya seminar ini untuk saling berdialektika, saling bertukar pikiran, merefleksi kembali apa-apa yang didapat disana, dan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Islam,” jelasnya.

Ia menambahkan alasan dipilihnya Palopo dan Luwu Utara sebagai lokasi praktik lapangan dikarenakan Kerajaan Luwu merupakan kerajaan yang pertama kali menerima Islam secara resmi di Sulawesi Selatan. Bekas kerajaan itu yang menjadi objek penelitian mereka.

“Palopo dan Luwu Utara dipilih karena islam pertama masuk disana dan masjid tertua pun juga berada disana,” ujarnya.

Diseminar ini memaparkan empat materi dengan empat kelompok, yaitu; Situs Makam Datu Pattimang, Situs Masjid Tua Djami Palopo, Situs Istana Kedatuan Luwu dan Situs Makam Lokko’e.

Salah satu mahasiswi Pendidikan Sejarah 2017, Rasmi menjelaskan disitus makam Datu Pattimang terdapat dua tokoh makam yang menyebarkan agama islam di Kedatuan Luwu. Kemudian Situs Masjid Tua Djami Palopo yang dibangun pada tahun 1604. Dan Situs Istana Kedatuan Luwu yang merupakan pusat pemerintahan terakhir dari kedatuan Luwu yang terletak di Palopo. Serta Situs Makam Lokko’e tempat dimakamkannya Datu-Datu Luwu terdahulu.

“Situs-situs itu saling berkaitan karna pada dasarnya objek yg kita observasi disini adalah masa perkembangan Kedatuan Luwu,” bebernya.


*Reporter: Mardikayanti B.K / Editor: Wahyu Riansyah