Dzulhaj Nazmi, salah satu mahasiswa sit in Untad yang berkuliah di UNM. (foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak 117 mahasiswa sit in dari Universitas Tadulako (Untad) Palu resmi mengikuti proses belajar mengajar di Universitas Negeri Makassar (UNM) sejak 28 Oktober lalu.

Salah satu mahasiswa sit in, Dzulhaj Nasmi menyampaikan kesan pertamanya saat menjejaki Kampus Orange. Menurutnya, banyak hal yang dapat dikagumi dari UNM, salah satunya dari aspek sarana dan prasana kampus yang memadai.

Ia mengatakan kebersihan yang ada di kampus UNM benar-benar terjaga begitu juga dengan ruang kelas serta sarana dan prasarana yang mendukung dan terawat. Tak hanya itu, dirinya memuji masalah parkiran yang ada di UNM, menurutnya lebih rapi dari kampusnya.

“Di UNM parkirannya rapi, di Untad orang markir seenak jidatnya,” kata dia.

Selain itu, mahasiswa yang kerap disapa Dzul ini menuturkan bahwa mahasiswa di UNM lebih aktif berkegiatan di kampus entah itu organisasi atau kegiatan kampus lainnya. Sedangkan, di Untad pimpinan universitas melarang mahasiswanya beraktivitas malam di kampus.

“Kami di Untad, diatas pukul 18.00 Wita dilarang beraktivitas di dalam kampus, beda dengan di UNM yang bahkan sampai malam pun masih ada yang berkegiatan di kampus,” tuturnya.

Di sisi lain Mahasiswa Pendidikan Sejarah ini menyayangkan peraturan kampus yang melarang mahasiswa baru untuk bergabung di UKM, persis peraturan yang ada di kampusnya Untad.

“Sayang aja sih mahasiswa barunya tidak diperbolehkan ikut UKM, sama seperti di Untad sana”, ujarnya. (*)


*Reporter: Cici Novianti Achmad/Editor: Wahyu Riansyah