Dwi Rezky Hardiyanto, Presiden BEM UNM priode 2018/2019. (Foto: Wahyu Riansyah)

PROFESI-UNM.COM – Dwi Resky Hardianto telah menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) selama tujuh bulan. Ditengah periodenya muncul akun anonim di instagram yang menyudutkan dirinya.

Akun di instagram dengan nama Serikat Sembilan Mata Orange atau Sekta Sembilan itu memulai postingannya pada 9 Oktober lalu. Pada tanggal tersebut terposting gambar dengan tagar secepatnya ganti Presma UNM dan menandai akun bemunm dan maperwaunm.

Selain itu, juga terdapat postingan yang menyebutkan bahwa BEM UNM jalan tanpa pelantikan. Merugikan sembilan mata orange, tidak ada dana kelembagaan, tidak ada regenerasi kader, dan pengawalan isu yang sia-sia.

Pada postingan terakhirnya pada 20 Oktober, kembali mengkritik menggunakan gambar dengan tulisan stop kepentingan pribadi berkedok aliansi. Sikap dan aksi Dwi Resky Hardianto mengaku sebagai Presma UNM sudah merugikan Lembaga Kemahasiswaan UNM.

Menanggapi akun tersebut, Presiden BEM UNM Dwi Reski Hardianto hanya acuh tak acuh. “Tidak usah digubris akun seperti itu. Yang penting kita tetap jalan,” katanya saat ditemui di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Kamis (1/11).

Akun tersebut baru memiliki empat postingan, 92 pengikut, dan 603 yang diikuti. (*)


*Reporter: Wahyudin