PROFESI-UNM.COM – Berani dan tau merupakan dasar dalam menulis berita.  Tau isu yang akan di wartakan merupakan suatu keharusan agar karya jurnalistik yang dihasilkan tidak menyesatkan pembaca.

Hal tersebut disampaikan Sutrisno Sulkifli, wartawan Rakyatku.com dalam pelatihan DJMTD 2018 di Balai Diklat Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Makassar, (25/10). Kegiatan ini merupakan ajang perekutan anggota baru LPM Profesi UNM dan mengangkat tema “Cerdas, Militan, dan Profesional” acara ini melibatkan mahasiswa angkatan 2018 dan 2017.

“Segala bentuk laporan jurnalistik harus membawa pencerahan bagi masyarakat. Seorang wartawan sebisa mungkin harus menyingkirkan kepentingan pribadinya demi kepentingan masyarakat umum,” katanya dihadapan peserta DJMTD 2018 menjelaskan materi mengenal dunia jurnalistik.

Berani dalam mengola isu juga harus menjadi bagian dari diri seorang wartawan. Jurnalis harus berani mengangkat setiap peristiwa yang terjadi di dalam masyarakat. “Wartawan harus menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Acara ini turut menghadirkan beberapa praktisi media sebagai pemateri, seperti
Fotografer Reuters Yusuf Ahmad, Layouter Harian Sindo Supriadi, Reporter Tribun Timur Hasim Arfah, Reporter Rakyatku.com Sutrisno Zulkifli, Reporter Bisnis Indonesia Andini Ristyaningrum, Reporter Tribun Timur Fahrizal Syam, Pendiri Alagraph.com Ilham Mangenre, Ketua IJTI Sulsel Syaief Husain, serta VJ Metro TV Hudzaifah Kadir dan Faisal Wahab


*Wahyu Riansyah