Proses penerimaan materi pada kegiatan Training Advokasi HMJ PLB. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), gelar Training Advokasi (Travo). Acara tersebut bertemakan “Membangun Kesadaran Kritis yang Mampu Menganalisis Keadaan Melalui Training Advokasi” berlangsung di Gedung HN Lantai 3, Sabtu (29/9).

Ketua Panitia, Ardi wirabuana mengatakan, Travo sebagai wadah untuk memunculkan kesadaran mahasiswa khususnya PLB akan masalah yang ada di dalam kampus. Bukan hanya itu, tapi sebagai mahasiswa PLB seharusnya kita lebih peka terhadap masalah yang terjadi kepada anak disabilitas.
“Untuk mecahkan masalah di dalam kampus. Seperti, sarana dan prasarana yang tidak ramah dengan mahasiswa disabilitas dan juga masalah Uang Kuliah Tunggal (UKT),” katanya.
Ia juga mengungkapkan, pemateri yang dihadirkan sangat berkompeten di bidangnya. Seperti, Usman dengan materi Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), M. Yunasri Ridhoh dengan materi Undang-undang (UU) Dikti dan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Agus Marsidi dengan materi UU nomor 8 tentang penyandang disabilitas,Saparuddin Daeng Barani dengan materi investigasi wacana kampus dan sosial, dan Ilhan R dengan matero riset dan manajemen aksi.
“Kami hadirkan pemateri yang telah handal dalam bidangnya,” ungkapnya.
Pria kelahiran Luwu Timur mengharapkan, agar mahasiswa mampu lebih peka terhadap lingkungan kampus maupun masalah yang dihadapi oleh anak disabilitas.
“Semoga mahasiswa PLB mampu menginplementasikan wawasan yang mereka dapatkan pada kegiatan Travo ini,” harapnya. (*)

*Reporter: Ulil Afiah Az-zakiyah