Warga Desa Kombiling dan peserta KKN UNM saat berada di lokasi pengungsian pasca gema bumi, Sabtu (29/9) (Foto: Ist)
Warga Desa Kombiling dan peserta KKN UNM saat berada di lokasi pengungsian pasca gema bumi, Sabtu (29/9) (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Kepala Desa Kombiling Kecamatan Pangale Mamuju Tengah Sulbar, Haspanuddin mengimbau masyarakat dan peserta KKN UNM agar tidak panik pasca gempa yang melanda. Sabtu (29/9).

Haspanuddin menegaskan kepada warga Desa Kombiling dan peserta KKN UNM, agar tetap tenang dan menjalankan rutinitas seperti biasa.

“Saya katakan begini kepada warga, jangan terlalu panik berlebihan atas kejadian ini, jangan sampai kita meninggalkan kampung kita lalu dibelakang ada kejadian seperti pencuri yang masuk,” katanya.

Dirinya menambahkan atas terjadinya gempa yang melanda Desa Kombiling. Warga tetap waspada dan siaga.

“Tentunya kita tetap berdoa kepada Tuhan atas insiden ini, dan juga kepada adik-adik mahasiswa silahkan tinggal di rumah saya jika memang tidak ingin mengungsi, warga juga masih di lokasi pengungsian dan anak-anak masih trauma akibat kejadian ini, makanya belum ada yang pulang,” jelasnya saat dihubungi.

Hingga saat ini, warga dan peserta KKN juga masih berada di lokasi pengungsian. Belum ada aktivitas yang berjalan dengan normal sampai saat ini termasuk proses belajar mengajarkan di sekolah. (*)


*Reporter: Nurul Atika