Personil kepolisian sedang memegang anak busur. Senjata rakitan yang digunakan oknum mahasiswa yang bentrok. (Foto: Wahyu-Profesi)
Personil kepolisian sedang memegang anak busur. Senjata rakitan yang digunakan oknum mahasiswa yang bentrok. (Foto: Wahyu-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bentrok kembali terjadi di Universitas Negeri Makassar (UNM) kampus Parangtambung, Senin (24/9). Bentrok kali ini mengakibatkan beberapa motor rusak ringan akibat lemparan batu dari beberapa mahasiswa yang ikut pada saat kejadian.

Dalam kejadian ini, 18 personil anggota kepolisian dari Samaptha Bhayangkara (Sabhara) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar turun mengamankan kejadian. Inspektur Dua (Ipda) Ari mengatakan, motif bentrok kali ini masih belum diketahui dan masih dalam proses penyidikan.

“Motifnya kami belum tau persis berhubung kami hanya diminta bantuan oleh Kepolisian Sektor (Polres) Polsek Tamalate mungkin motifnya baru dipelajari setelah ini,” katanya

Lanjut, ia menjelaskan tindakan dari pihak kepolisian atas kejadian ini masih dalam tindakan pencegahan dan pembubaran dari kedua belah pihak.

“Tindakan yang kami ambil itu masih tindakan pencegahan dan meminta kedua belah pihak untuk membubarkan diri,” jelasnya


*Reporter: Muh. Sauki Maulana