Salah satu karikatur karya Irfan Arifin. (Foto: Ist)
Salah satu karikatur karya Irfan Arifin. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Saat ini karya Kartunis mendapat tempat dan ruang tersendiri dalam dunia seni dan media massa. Di Makassar sendiri, Kartunis mulai dilirik oleh media dan karya-karya mereka digunakan sebagai ilustrasi.

Dosen Fakultas Seni dan Desain (FSD), Irfan Arifin mengatakan, untuk menjadi Kartunis kamu harus memiliki keterampilan menggambar, memiliki wawasan dalam dunia karikatur. Selain itu juga, pemahaman story telling agar mampu membuat karya yang bisa berkomunikasi dengan pembaca.

“Untuk modal awal mahir membuat karikatur itu, kita harus memiliki keterampilan menggambar,” katanya.

Pria asal Sinjai ini mengungkapkan bahwa salah satu penunjang untuk membuat karikatur ada pada media yang digunakan. Saat ini banyak varian aplikasi yang tersedia, seperti Paint Sai, Medibeng, ataupun aplikasi grafis lainnya.

“Untuk membuat karikatur, aplikasi yang digunakan sebenarnya banyak sih. Tapi yang saya gunakan hanya program grafis Corel Draw,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau, bagi yang tertarik jadi Kartunis silahkan perdalam pemahaman kalian dalam bidang karikatur. Dan jadikan pekerjaanmu sebagai hobby.

“Selalu jadikan pekerjaanmu sebagai hobby,” imbaunya. (*)


*Reporter: Ulil Afiah Az-zakiyah