Presiden BEM UNM, Dwi Reski Hardianto, menyampaikan pernyataan mengenai kondisi UNM pada acara Talkshow Catatan Najwa. (Foto: Wahyu Riansyah)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyambut program Narasi Roadshow Makassar dengan kata sindiran. Presiden BEM UNM, Dwi Rezki Hardianto mengucapkan selamat datang kepada Narasi TV yang hadir di kampus miskin akan kebebasan berpendapat.

“Mengenai konflik di UNM mungkin secara horizontal ada beberapa konflik yang hadir di tataran mahasiswa dan konflik vertikal tentu itu antara pimpinan fakultas dengan mahasiswa melalui kebijakan yang hadir,” katanya saat menyampaikan pernyataan terkait kondisi kampus pada acara Talkshow Catatan Najwa yang berlangsung di Gedung Auditorium Amanagappa, Sabtu (25/8).

Baca Juga: Narasi Roadshow Makassar, Najwa Shihab Sambangi UNM

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) ini melanjutkan, terbitnya Surat Keputusan (SK) Skorsing terhadap enam mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) karena melakukan aksi demontrasi tidak berdasar dan cacat secara administratif. Ini merupakan salah satu bukti konkrit bahwa UNM membungkam suara mahasiswa.

“Pembungkaman demokrasi dilihat dari kasus skorsing enam mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE),” ungkapnya.

Selain Najwa Shihab beberapa narasumber juga hadir dalam acara yang bertajuk #makanyangobrol ini. Mereka adalah Gubenur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih Nurdin Abdulla, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, dan Rektor UNM Husain Syam.


*Reporter: Sauki Maulana