Dosen FIK UNM, Wahyudin ditugaskan di Gedung Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (Foto: Ist)
Dosen FIK UNM, Wahyudin ditugaskan di Gedung Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Empat Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) turut andil dalam event olahraga terbesar di Asia yakni Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Ke empat dosen tersebut yakni, Wahyudin, Nadewi Syam, Irvan Sir, dan Hasbunallah.

Wahyudin bertugas sebagai Sport Committee Field Worker di cabang olahraga (Cabor) Kabaddi, Nadewi Syam sebagai wasit di Cabor renang, Irvan sir sebagai wasit di Cabor Squash, dan Hasbunallah juga sebagai wasit di Cabor Soft Tennis.

“Saya bertugas di area Venue pertandingan dan tiga teman lainnya sebagai wasit,” kata Wahyudin saat dihubungi melalui pesan Whats App, Senin (20/8).

Untuk Venue pertandingan, Wahyudin ditugaskan di Gedung Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, mulai 17 hingga 25 Agustus.

Pria asal Kabupaten Takalar ini juga menjelaskan bahwa Kabaddi merupakan permainan khas India. Permainan ini mirip dengan Gobak Sodor di Indonesia.

Aturan baku permainan Kabaddi dibakukan pertama kali di awal abad ke-20. Kemudian masuk dalam Cabor yang
dipertandingkan pada Asian Games ke XI di Beijing. Dan pada Asian Games 2018, Cabor ini juga turut dipertandingkan.

“Kabaddi ialah sebuah permainan tradisional awalnya, tapi sekarang menjadi olahraga prestasi,” jelasnya. (*)


*Reporter: Wahyudin