Imran, mahasiswa angkatan 2017 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Ia merupakan korban yang ditebas di depan Saopanrita, Selasa (24/4) malam (Foto: Ist.)
Imran, mahasiswa angkatan 2017 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Ia merupakan korban yang ditebas di depan Saopanrita, Selasa (24/4) malam (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Terkait penebasan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), ketua Majelis Permusyarawatan Mahasiswa (Maperwa) FBS, Erlan Saputra angkat bicara.

Ia menjelaskan bahwa kejadian seperti ini harus disikapi dengan bijak.

“Kami berharap, semoga keadaan saudara kita baik-baik saja. Peristiwa ini harus kita sikapi dengan bijak dan kepala dingin,” katanya.

Selain itu, Erlan mengimbau agar tidak ada pihak yang terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah berbagai pihak di kampus.

“Semoga semuanya baik-baik saja,” tutupnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Noval Kurniawan