Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl. A.P Pettarani. (Foto: Dasrin-Profesi)
Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl. A.P Pettarani. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam berjanji akan menerapkan dobel gelar atau Double Degree bagi sarjana kependidikan mulai tahun depan.

Hal tersebut disampaikan disela-sela sambutanya saat pengukuhan salah satu guru besar UNM di Ruang Teater Menara Pinisi (12/2).

Sebelumnya, permasalahan terkait UU No. 14 Tahun 2015 dimana alumni non kependidikan dapat melamar menjadi guru maupun PPG, sedangkan alumni kependidikan tidak diperbolehkan bekerja selain dari lembaga pendidikan, diangapnya tak adil.

Pria asal Polewali Mandar ini membeberkan, dirinya telah melakukan rapat bersama dengan seluruh Rektor PTN Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) untuk memberikan double degree untuk lulusan kependidikan, dan usulan tersebut diterima oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir.

“Permintaan kita untuk meminta kepada pak menteri untuk memberikan double degree kepada lulusan kependidikan sudah di setujui dan kita perlu berbahagia, akan segera dibuat permennya” bebernya.

Lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan double degree ini nantinya akan di tambahkan penambahan Satuan Kredit Semester (SKS) khusus keilmuan dan khusus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) tidak bisa mendapatkan dua gelar.

“Jadi nanti kita akan tambah beban SKS-nya sebanyak 24 yang memang khusus keilmuan dan untuk tugas akhirnya boleh dipilih salah satu mau kependidikan dan non kependidikan tetapi khusus FIP tidak bisa dapat dua gelar karena memang, khusus ilmu kependidikan. Jadi ini sudah bisa disampaikan untuk calon mahasiswa baru nantinya,” jelasnya. (*)

*Reporter: Muh. Sauki Maulana/Editor: Nurulcha