Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muharram saat memberikan sambutan pada acara pembukaan National Advance Training di Ruang Teater Menara Pinisi, Senin (15/1) - (Foto: Asmita - Profesi)
Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muharram saat memberikan sambutan pada acara pembukaan National Advance Training di Ruang Teater Menara Pinisi, Senin (15/1) – (Foto: Asmita – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Negeri Makassar (UNM), Muharram mengungkapkan bahwa saat ini ada banyak gedung tidak jadi di Kampus UNM dikarenakan korupsi.

Hal tersebut diungkapkan Muharram saat memberi sambutan di acara pembukaan National Adavance Training XIV dan kuliah umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM di Ruang Teater Menara Pinisi, Senin (15/1).

“Banyak di UNM gedung mangkrak karena banyak yang korupsi,” ungkapnya.

Adapun gedung yang dimaksudkan tersebut yakni gedung kupu-kupu di FMIPA, Laboratorium Terpadu FT, Gedung Perkuliahan di FIS, Gedung BU di FE, dan Tallu Cappa di PPS UNM.

“Banyak Gedung mangkrak, ada di Parangtambung, Pascasarjana, FIS, dengan Fakultas Ekonomi. Gedung tersebut mestinya sudah jadi,” tambahnya.

Menurut Pria asal Pinrang ini, hal tersebut terjadi karena banyak yang tidak jujur dalam bekerja. Sehingga untuk membuat bangsa ini maju, di perlukan kejujuran dalam bekerja.

“Kalau semua jujur, tidak akan ada yang mangkrak seperti sekarang,” tambahnya.

Ia pun memberi contoh, semisal di negara barat yang sudah maju. Salah satu yang membuat negara maju yaitu jujur dalam bekerja.

“Saya bandingkan di negara yang pernah saya tinggali hampir enam tahun. Tidak ada yang korupsi. Tidak ada yang tidak jujur,” ujarnya.

Guru Besar Kimia Organik ini berpesan kepada mahasiswa untuk jujur dengan idealismenya. Karena banyak pejabat sekarang dulunya memiliki idealisme yang baik. Tetapi setelah menjadi pejabat, pikirannya telah berubah, mulai korupsi.

“Saya berpesan kepada kalian untuk jujur tidak hanya pada lingkungan. Tapi jujur pada diri sendiri,” pesannya. (*)


*Reporter: Wahyudin