Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (HMJ PKn) Fakultas Ilmu Sisial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menghelat olimpiade yang berlangsung di Ballroom Lantai 2 Menara Pinisi pada hari ini hingga 23 April - (Foto: Masturi - Profesi)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (HMJ PKn) Fakultas Ilmu Sisial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menghelat olimpiade yang berlangsung di Ballroom Lantai 2 Menara Pinisi pada hari ini hingga 23 April – (Foto: Masturi – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (HMJ PKn) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menginginkan pelajar SMA se derajat memahami makna dari Pancasila. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Olimpiade PPKn, Ari Perdana saat diwawancarai di Ballroom Lantai 2 Menara Pinisi, Jumat (21/4).

Ia menilai pelajar saat ini kurang paham akan pancasila padahal ini merupakan dasar negara. Mereka menganggap pancasila sebagai hal yang tidak perlu diketahui lebih dalam. Namun faktnya, hal tersebut perlu diketahui mengingat pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat di tanah air.

“Kita lihat generasi muda saat ini, menganggap pancasila sebagai hal yang tidak penting,” tuturnya.

Lanjut, ia mengatakan, adanya olimpiade ini untuk mengantisipasi kurangnya pelajar yang paham pancasila. Sehingga, mereka memiliki niat untuk mempelajari dan memahami makna dari dasar negara Indonesia ini.

“Untuk mengembalikan generasi, bagaimana kedepannya ini anak SMA memahami apa yang di maksud dengan pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Mahasiswa angkatan 2014 ini pun berharap kegiatan yang digelarnya ini akan tetap dilaksanakan pada periode selanjutnya “Semoga kedepannya acara ini terus berlanjut, dan pesertanya semakin banyak” tutupnya. (*)


*Reporter: Masturi