Tim pendiri sekolah literasi Anak-anak Senja berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Anwar Saad di Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sabtu (15/4) - (Foto: Ist)
Tim pendiri sekolah literasi Anak-anak Senja berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Anwar Saad di Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sabtu (15/4) – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Lima mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini mendirikan sekolah literasi di RW 4 dan RW 5 Kelurahan Wattang Soreang Kecamatan Soreang Kota Parepare. Sekolah literasi yang dinamakan Anak-anak Senja ini diketuai oleh Siti Zahra Mulianti Natsir dan keempat anggotanya yakni Yustin Sriserang, Risnawati, Ahmad Zuhudy Bahtiar dan Darmawansyah.

Ketua Tim, Siti Zahra Mulianti Natsir mengatakan sekolah literasi itu didirikan dengan tujuan untuk memberikan perhatian lebih bagi anak-anak yang putus sekolah. “Anak-anak yang putus sekolah harus
diberikan perhatian khusus, apalagi mereka juga termasuk penerus masa depan bangsa,” katanya, Minggu (16/4).

Pada peresmiaan sekolah literasi ini dihadiri Pimpinan Denbekang XIV-44-04 Kota Parepare, Letkol Faryan, Lurah Wattang Soreang Arifuddin, Ketua RW dan RT Wattang Soreang dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Anwar Saad.

Dalam sambutannya Anwar Saad sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. “Dari sekian kegiatan yang pernah saya ikuti, baru kali ini ada kegiatan seperti ini. Oleh karena itu saya bangga dan akan mendukung penuh kegiatan ini,” katanya.

Senada dengan itu, Lurah wattang Soreang Arifuddin juga mendukung adanya sekolah literasi bagi anak-anak yang putus sekolah. “Saya sangat mendukung kegiatan ini karena banyak anak-anak kita yang putus sekolah di Wattang Soreang ini,” jelasnya

Bahkan tak tanggung-tanggu, Pimpinan DENBEKANG XIV-44-04, Letkol Faryan berjanji akan menyumbangkan buku bacaan secara berkala. “Saya siap menyumbangkan buku bacaan secara berkala untuk sekolah literasi anak-anak senja,” ungkapnya.

Sekolah literasi ini diresmikan di Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare dengan dihadiri sebanyak 20 siswa anak-anak senja. (*)


*Reporter: Ita Andriani