Kampus UNM Parangtambung kembali pecah pasca penyerang orang tak dikenal, Senin malam (10/4). Diketahui, aksi lempar batu disertai ledakan terjadi diantara area FBS dan FT UNM (11/4). (Foto: Nurul Charismawaty-Profesi)
Kampus UNM Parangtambung kembali pecah pasca penyerang orang tak dikenal, Senin malam (10/4). Diketahui, aksi lempar batu disertai ledakan terjadi diantara area FBS dan FT UNM (11/4). (Foto: Nurul Charismawaty-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bentrok lanjutan yang terjadi di area antara Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) dan Fakultas Teknik (FT) siang tadi (11/4), menyebabkan sejumlah aktivitas perkuliahan di kampus UNM Parangtambunh dihentikan

Ledakan bom molotov beberapa kali hingga aksi lempar batu menjadi pemicu dihentikannya proses perkuliahan.

Irma, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengaku bentrok lanjutan yang terjadi, sangat mengganggu perkuliahan. Terlebih lagi, dosen yanh mengajar pun terpaksa ikut turun tangan untuk mengamankan.

“Tidak ada proses perkuliahan saat terjadi bentrok karena beberapa dosen ikut membantu untuk mengamankan,” ujarnya.

Tak hanya itu, sejumlah mahasiswa di Kampus UNM Parangtambung terpaksa berlarian mengamankan diri.

“Terpaksa kami mengamankan diri didalam jurusan,” sesalnya. (*)

*Reporter: Musfirah